PT Indotech Berkah Abadi
WhatsApp
Visual produk PT Indotech Berkah Abadi
Peluang Investasi Mudharabah

Kemitraan Mudharabah Syariah pada Bisnis Riil dengan Fondasi Usaha yang Jelas

PT Indotech Berkah Abadi membuka peluang kemitraan melalui akad mudharabah syariah untuk memperkuat bisnis inti Homecare PKRT sekaligus membangun pertumbuhan tambahan secara bertahap melalui pengembangan Skin Wellness, Beauty Supplement, Healthy Aging, dan perawatan kulit jangka panjang.

Struktur bagi hasil mengikuti kinerja usaha aktual sesuai akad, sehingga peluang ini ditujukan bagi calon mitra yang mencari kerjasama mudharabah pada bisnis riil yang telah berjalan.

Target Pendanaan
Rp 1,5 Miliar
Periode Kemitraan
24 Bulan
Akad
Mudharabah Syariah
Rp1,5 Miliar
Nilai Pendanaan
24 Bulan
Periode Kemitraan
40:60
Nisbah Investor : Perseroan
Rp25 Juta
Partisipasi Awal

Bisnis Berjalan, Bukan Perintisan

Peluang mudharabah ini ditawarkan pada perusahaan yang telah memiliki fondasi usaha yang jelas melalui lini Homecare PKRT, kemudian membangun pertumbuhan tambahan secara bertahap pada kategori bernilai tambah yang masih relevan dengan kebutuhan perawatan diri dan kualitas hidup konsumen.

Aktivitas operasional produksi PT Indotech Berkah Abadi
Aktivitas operasional produksi PT Indotech Berkah Abadi sebagai bagian dari fondasi usaha yang telah berjalan.

Profil Perusahaan

  • PT Indotech Berkah Abadi berbasis di Yogyakarta
  • Bergerak di bidang consumer products dengan homecare sebagai bisnis inti
  • Homecare PKRT diposisikan sebagai fondasi usaha dan penjaga stabilitas operasional
  • Perusahaan menyiapkan ekspansi bertahap ke skin wellness, beauty supplement, dan healthy aging
  • Pendekatan pertumbuhan dijalankan secara disiplin, terukur, dan bukan pivot usaha

Thesis Kemitraan Mudharabah

  • Investor masuk pada bisnis dengan fondasi yang dapat dipahami sejak awal
  • Seluruh aktivitas usaha dijalankan tanpa praktik riba dan berbasis pada transaksi riil sesuai prinsip syariah
  • Arah pertumbuhan dibangun di atas kategori yang masih relevan dengan inti usaha
  • Validasi kategori baru dilakukan melalui model maklon untuk menjaga efisiensi dan disiplin eksekusi
  • Struktur pertumbuhan dirancang untuk menjaga keseimbangan antara fondasi usaha dan peluang margin tambahan
  • Peluang ini ditawarkan pada fase ketika bisnis inti tetap terjaga dan ruang pertumbuhan tambahan mulai dibuka

Pilar Pertumbuhan Bisnis

PT Indotech Berkah Abadi membangun pertumbuhan melalui dua mesin bisnis yang dirancang saling mendukung: Homecare PKRT sebagai fondasi arus usaha yang lebih stabil, dan Skin Wellness beserta kategori wellness terkait sebagai lapisan pertumbuhan tambahan yang dibangun secara bertahap.

Gudang dan stok produk homecare PT Indotech Berkah Abadi
Kesiapan stok dan volume produk sebagai bagian dari fondasi distribusi bisnis inti Homecare PKRT.
Produk Homecare PKRT

Homecare PKRT

Menjadi fondasi usaha perusahaan melalui kategori kebutuhan harian dengan karakter permintaan yang berulang dan lebih mudah dipahami sebagai basis bisnis yang stabil.

Produk Skin Wellness

Skin Wellness

Dikembangkan sebagai pertumbuhan tambahan untuk membuka peluang perbaikan struktur margin secara bertahap, dengan validasi awal melalui model maklon sebelum perluasan dilakukan.

40:60
Nisbah bagi hasil investor : perseroan
24 Bulan
Periode kemitraan
Syariah
Akad Mudharabah

Parameter Akad Mudharabah

Ringkasan ketentuan pokok yang perlu dipahami sebelum menelaah peluang kerjasama mudharabah ini lebih lanjut.

Struktur mudharabah ini dirancang untuk menjaga kesesuaian dengan prinsip syariah sekaligus memastikan transparansi dan keseimbangan peran antara pemilik modal dan pengelola usaha.

Akad
Mudharabah Syariah
Posisi Investor
Shahibul Maal — pemilik modal yang tidak terlibat langsung dalam operasional usaha
Posisi Perseroan
Mudharib — pengelola usaha dengan tanggung jawab penuh terhadap eksekusi
Basis Bagi Hasil
Laba bersih operasional sesuai akad
Nisbah
40% untuk investor · 60% untuk perseroan
Partisipasi Awal
10 slot @ Rp25.000.000
Partisipasi Standar
Mulai Rp50.000.000
Periode Kemitraan
24 bulan
Pembayaran Bagi Hasil
Direncanakan mulai akhir triwulan pertama, selanjutnya sesuai laba bersih aktual dan jadwal akad
Pengembalian Pokok
Direncanakan dikembalikan di akhir periode kemitraan sesuai akad

Penggunaan Dana Investasi

Target penghimpunan Rp1.500.000.000 dialokasikan pada area yang berdampak langsung terhadap penguatan bisnis inti, kesiapan operasional, dan pembukaan jalur pertumbuhan baru secara lebih terukur.

Penguatan Bisnis Inti Homecare
35%
Rp525.000.000
Produksi dan Pengembangan Kapasitas
20%
Rp300.000.000
Distribusi, Penguatan Pasar, dan Kesiapan Komersial
20%
Rp300.000.000
Pengembangan Kategori Baru melalui Maklon
15%
Rp225.000.000
Legalitas, Tata Kelola, dan Kontinjensi
10%
Rp150.000.000

Struktur alokasi ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara penguatan bisnis inti, kesiapan pertumbuhan, dan disiplin tata kelola selama periode kemitraan.

Struktur Partisipasi Awal

Ringkasan pilihan nominal partisipasi dalam kerangka kemitraan mudharabah yang ditawarkan.

Partisipasi Awal

Alokasi tahap awal
10 slot
Rp 25jt / slot
  • Dialokasikan dalam 10 slot awal
  • Mengikuti struktur akad dan nisbah yang berlaku
  • Memberi akses pada dokumen dan diskusi awal kemitraan
  • Tetap berbasis kinerja usaha, bukan imbal hasil tetap

Partisipasi Standar

Nominal reguler
Mulai tersedia
Rp 50jt / mulai
  • Untuk partisipasi di atas alokasi awal
  • Mengikuti struktur kemitraan yang sama
  • Dibahas lebih lanjut pada tahap due diligence
  • Proporsional sesuai nilai partisipasi masing-masing

Mekanisme Bagi Hasil dalam Akad Mudharabah

Dalam kerjasama mudharabah ini, pembagian hasil tidak ditentukan di awal sebagai nilai tetap, melainkan mengikuti kinerja usaha yang nyata sesuai prinsip syariah.

01

Bagi Hasil Mengikuti Kinerja Usaha

Akad mudharabah ini menempatkan pembagian hasil berdasarkan laba usaha yang terealisasi, bukan imbal hasil tetap yang ditentukan di awal.

02

Periode Awal Penyaluran Bagi Hasil

Penyaluran bagi hasil pertama direncanakan pada akhir triwulan pertama, dengan mempertimbangkan masa penyerapan dana, siklus produksi, distribusi, dan pembentukan laba awal.

03

Pelaporan Berkala

Investor memperoleh laporan keuangan dan perkembangan usaha secara berkala untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kualitas hubungan kemitraan.

Basis Penghitungan

Bagi hasil dihitung berdasarkan laba bersih operasional setelah dikurangi biaya produksi, distribusi, operasional, dan pajak, sesuai struktur yang diatur dalam akad.

Diagram mekanisme bagi hasil investasi mudharabah PT Indotech Berkah Abadi
Ringkasan alur penggunaan dana dan distribusi hasil dalam struktur mudharabah sesuai kinerja usaha aktual.

Ringkasan Akad

  • Investor berperan sebagai Shahibul Maal atau pemilik modal
  • Perseroan berperan sebagai Mudharib atau pengelola usaha
  • Skema kemitraan dijalankan sesuai prinsip syariah, tanpa riba dan tanpa imbal hasil tetap
  • Pembagian hasil dilakukan sesuai nisbah yang disepakati, berdasarkan kinerja usaha yang terealisasi

Roadmap 24 Bulan

Empat fase pertumbuhan yang menunjukkan proses scale-up bertahap, dari penguatan fondasi hingga fase konsolidasi akhir periode.

1
Bulan 1–6

Penguatan Fondasi

  • Akad mudharabah ditandatangani dan dana cair
  • Penambahan kapasitas produksi homecare
  • Onboarding distributor baru di wilayah prioritas
  • Mulai menjalankan program promosi, aktivasi pasar, dan penguatan kanal penjualan awal
2
Bulan 7–12

Akselerasi & Kesiapan Ekspansi

  • Minimal 2 SKU skin wellness / beauty supplement resmi diluncurkan
  • Validasi pasar terbatas melalui marketplace utama
  • Program reseller / afiliasi homecare berjalan lebih masif
  • Healthy aging supplement mulai proses perizinan
3
Bulan 13–18

Validasi & Konsolidasi

  • Omzet bulanan mencapai Rp900.000.000 atau lebih
  • Healthy aging supplement pertama resmi diluncurkan
  • Scale-up distribusi untuk kategori yang tervalidasi
  • Review kinerja investasi mid-term bersama investor
4
Bulan 19–24

Scale-Up & Konsolidasi

  • Portofolio produk aktif berkembang sesuai hasil validasi pasar
  • Jaringan distribusi aktif diperluas ke kanal yang paling produktif
  • Penguatan kontribusi kategori bernilai tambah
  • Laporan akhir kemitraan dan opsi kelanjutan disiapkan secara tertib

Manajemen Perseroan

Tim inti yang mengelola operasional, keuangan, dan pelaksanaan roadmap pertumbuhan secara langsung.

Aktivitas tim dan operasional kantor PT Indotech Berkah Abadi
Aktivitas tim dan operasional internal sebagai bagian dari kesiapan eksekusi, tata kelola, dan pengelolaan usaha secara berkelanjutan.

Yudi Saputra, SE

Founder / CEO

Berperan dalam arah strategis usaha, pengembangan bisnis, dan hubungan kemitraan investasi.

R. Ibnu Hajjar Chaniago, SE

Director of Finance

Bertanggung jawab pada tata kelola keuangan, kontrol arus kas, dan pelaporan kepada mitra investasi.

Ragil Slamet Riyadi

General Manager

Mengawal kesiapan operasional, koordinasi produksi, pengadaan, dan kelancaran distribusi usaha.

Pernyataan Minat Mudharabah

Pengisian formulir ini tidak mengikat. Tim kami akan menghubungi Anda untuk memberikan penjelasan awal, menyampaikan materi yang relevan, dan membantu Anda menilai peluang kerjasama mudharabah ini secara lebih utuh sebelum mengambil keputusan.

Formulir Proposal

Akad mudharabah ini tidak menawarkan hasil tetap. Seluruh pembagian hasil mengikuti kinerja usaha aktual dan ketentuan akad yang disepakati para pihak.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Bagaimana mekanisme akad mudharabah diterapkan dalam peluang ini?

Investor berperan sebagai Shahibul Maal atau pemilik modal, sedangkan perseroan bertindak sebagai Mudharib atau pengelola usaha. Pembagian hasil dilakukan sesuai nisbah yang disepakati dan mengikuti laba usaha yang benar-benar terealisasi.

Apakah investasi mudharabah ini menawarkan imbal hasil tetap?

Tidak. Dalam akad mudharabah, pembagian hasil mengikuti laba bersih usaha yang terealisasi, bukan imbal hasil tetap yang ditentukan di awal.

Kapan saya mulai menerima bagi hasil?

Penyaluran bagi hasil pertama direncanakan pada akhir triwulan pertama sejak akad ditandatangani dan dana cair. Setelah itu, bagi hasil dibayarkan secara berkala sesuai laba bersih aktual yang telah diverifikasi dan jadwal yang diatur dalam akad.

Apa yang terjadi jika laba usaha tidak terbentuk sesuai target?

Bagi hasil dibayarkan berdasarkan laba bersih aktual, bukan berdasarkan proyeksi. Apabila realisasi usaha berada di bawah jalur target yang direncanakan, maka pembagian hasil akan menyesuaikan secara proporsional sesuai kinerja usaha yang benar-benar terealisasi.

Apakah ekspansi ini berarti perusahaan meninggalkan bisnis inti homecare?

Tidak. Homecare tetap menjadi bisnis inti dan fondasi operasional perusahaan. Ekspansi ke skin wellness, beauty supplement, dan healthy aging diposisikan sebagai mesin pertumbuhan tambahan, bukan sebagai pengganti bisnis inti.

Untuk apa dana investasi digunakan?

Dana difokuskan pada penguatan bisnis inti, peningkatan kapasitas produksi, distribusi, validasi kategori baru melalui maklon, serta penguatan tata kelola perusahaan.

Kontak Resmi

Diskusi Awal Kerjasama Mudharabah

Silakan hubungi kami untuk memperoleh penjelasan awal, meminta materi pendukung, dan membuka diskusi mengenai struktur akad mudharabah yang tersedia.

Diskusi ini membantu Anda menilai apakah peluang kerjasama mudharabah ini sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

Pelajari Akad Mudharabah
💬
WhatsApp Investor Relations
0811 2637 379
📍
Kantor Operasional
Yogyakarta, DIY